MUFG, Danamon, dan Adira Luncurkan Program Air Bersih untuk Pemulihan Ekonomi di Aceh

Ardian Santo

April 28, 2026

2
Min Read

MUFG Bank Ltd bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk meluncurkan Program Sarana Air Bersih Nusantara untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana di Provinsi Aceh.

Program ini difokuskan pada tiga wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor akhir 2025, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.

Infrastruktur air bersih yang dibangun mencakup sumur air tanah, menara air, serta instalasi toren berkapasitas sekitar 2.000 liter di setiap lokasi.

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan akses air bersih yang berkelanjutan guna mendukung kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal pasca-bencana.

Managing Director MUFG Bank Jakarta, Michiyasu Yatabe, menyatakan bahwa penyediaan sarana dasar menjadi bagian dari strategi pemulihan jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi strategis dan semangat gotong royong untuk mempercepat pemulihan serta meningkatkan ketahanan komunitas.

Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon, Herry Hykmanto, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya membantu pemulihan, tetapi juga sebagai upaya mitigasi dampak musim kemarau di masa depan.

Menurutnya, investasi infrastruktur air bersih turut meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat yang rentan terhadap guncangan iklim.

Wakil Direktur Utama Adira Finance, Swandajani Gunadi, menambahkan bahwa akses air bersih adalah elemen fundamental dalam membangun produktivitas dan ketangguhan komunitas.

Ia menyebut bahwa lingkungan yang sehat merupakan dasar bagi masyarakat yang berdaya dan berkelanjutan.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dompet Dhuafa sebagai mitra pelaksana di lapangan.

Selain pembangunan sarana air bersih, bantuan juga mencakup peralatan pembersihan seperti gerobak sorong, sekop, dan mesin sedot lumpur berkapasitas hingga 500 liter per menit.

Peralatan tersebut digunakan untuk mempercepat pemulihan permukiman warga dari endapan lumpur pasca-banjir.

Kerja sama antara tiga institusi keuangan ini menunjukkan peran sektor finansial sebagai katalis dalam pemulihan bencana dan pembangunan berkelanjutan.

Related Post