OJK Catat Penghimpunan Dana Syariah Capai Rp6,83 Triliun Selama GERAK Syariah 2026

Ardian Santo

April 29, 2026

2
Min Read

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana syariah sebesar Rp6,83 triliun selama pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026.

Penyaluran dananya mencapai Rp6,86 triliun, menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam aktivitas keuangan syariah di Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung pada bulan Ramadan 2026 dan diikuti oleh jutaan masyarakat dari berbagai wilayah di Tanah Air.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa capaian tersebut mencerminkan potensi besar ekonomi dan keuangan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa fondasi keuangan syariah saat ini semakin kuat, didukung oleh basis populasi muslim sebanyak 244,7 juta orang.

Sepanjang GERAK Syariah 2026, OJK bersama pemangku kepentingan menggelar 1.283 kegiatan literasi keuangan syariah, 459 kegiatan inklusi, dan 890 aksi sosial.

Jumlah peserta edukasi mencapai 8,35 juta orang, meningkat 31 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dana sosial yang disalurkan mencapai Rp86,2 miliar kepada 266.421 penerima manfaat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Dicky Kartikoyono, menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperluas jangkauan keuangan syariah.

Ia menyebut sinergi antarlembaga menjadi kunci percepatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

OJK juga meluncurkan Buku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) 2026 bersama Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai panduan pengelolaan keuangan berbasis nilai agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai literasi keuangan syariah harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, meskipun trennya sudah naik, potensi ekonomi syariah masih bisa dioptimalkan lebih tinggi lagi.

Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah Ferry Juliantono menambahkan bahwa keuangan syariah harus terintegrasi dengan sektor riil.

Ia menegaskan bahwa keuangan syariah akan tumbuh berdampingan dengan UMKM, industri halal, dan usaha produktif lainnya.

Related Post