Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Rabu, 15 April 2026.
Lonjakan mencapai Rp30.000 per gram, menjadikan harga terbaru menjadi Rp2.893.000 per gram.
Pergerakan harga ini didasarkan pada data resmi yang dirilis melalui logammulia.com.
Naiknya harga emas Antam terjadi seiring dengan pelemahan nilai dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ekspektasi terhadap pembukaan kembali perundingan damai antara AS dan Iran.
Kondisi geopolitik yang lebih kondusif mendorong minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Selain harga jual, harga pembelian kembali (buyback) juga naik lebih tinggi, yakni sebesar Rp35.000 menjadi Rp2.674.000 per gram.
Kenaikan harga terjadi merata di seluruh pecahan emas Antam.
Emas 0,5 gram kini dibanderol Rp1.496.500, naik dari sebelumnya Rp1.481.500.
Untuk pecahan 2 gram, harganya naik menjadi Rp5.726.000 dari Rp5.666.000.
Emas 5 gram kini dijual seharga Rp14.240.000, sedangkan pecahan 10 gram dipatok Rp28.425.000.
Harga emas ukuran 25 gram mencapai Rp70.937.000, dan untuk ukuran 500 gram mencapai Rp1.416.820.000.
Meskipun terjadi kenaikan, harga emas saat ini masih berada di bawah level tertinggi sepanjang masa yang pernah dicapai pada 29 Januari 2026, yaitu Rp3.168.000 per gram.
Para analis menyebut bahwa sentimen global terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas.
Investor disarankan untuk memantau perkembangan nilai tukar dolar AS dan dinamika pasar komoditas global sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi.





