Antrean Panjang di Galeri 24 Saat Harga Emas Turun, Ini Penyebabnya

Ardian Santo

May 1, 2026

3
Min Read

Fenomena menarik terjadi di sejumlah outlet Galeri 24 dalam beberapa hari terakhir.

Di saat harga emas mengalami penurunan, justru terlihat lonjakan pembeli hingga menyebabkan antrean panjang di berbagai daerah.

Penurunan harga emas ini cukup kontras dibandingkan tren awal tahun 2026, di mana sepanjang Januari hingga Februari harga emas sempat melonjak signifikan.

Untuk ukuran 10 gram, harga pada Januari berada di kisaran Rp24.819.000 dan naik menjadi sekitar Rp29.222.000 pada Februari, meningkat lebih dari Rp4 juta dalam sebulan.

Kini, harga emas mulai terkoreksi, memicu kekhawatiran bagi sebagian orang, namun bagi investor berpengalaman justru menjadi peluang untuk membeli di harga lebih rendah.

Ihdina Inti Rachma, Kepala Divisi Komersial dan Pengembangan Bisnis Galeri 24, mengatakan ramainya antrean menunjukkan semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap investasi emas.

“Alih-alih panik saat harga turun, mereka memanfaatkannya sebagai momentum untuk menambah aset emasnya,” kata Ihdina.

Kesadaran ini mencerminkan perubahan pola pikir, di mana emas kini dipandang sebagai aset lindung nilai jangka panjang, bukan instrumen spekulatif jangka pendek.

“Secara karakter, emas memang dikenal sebagai investasi jangka panjang agar nilainya dapat berkembang optimal,” jelasnya.

Fluktuasi harga dalam jangka pendek dianggap wajar dan bukan alasan untuk panik, justru dimanfaatkan investor untuk menambah portofolio.

Untuk memaksimalkan peluang, masyarakat disarankan memantau pergerakan harga harian atau mingguan guna melihat tren stabilisasi.

Pembelian sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru meskipun harga turun, dan lebih aman dilakukan secara bertahap.

Pastikan dana yang digunakan adalah dana khusus investasi, bukan dana darurat.

Sesuaikan pembelian emas dengan tujuan keuangan, seperti tabungan jangka panjang, pendidikan, atau diversifikasi aset.

Pilih tempat pembelian yang terpercaya seperti Galeri 24, yang berada di bawah naungan PT Pegadaian dan menjamin keaslian produk.

Produk emas Galeri 24 memiliki sertifikat resmi, Standar Nasional Indonesia (SNI), dan kadar emas 999,9 persen.

Setiap produk dilengkapi barcode unik yang bisa dipindai nasabah untuk verifikasi keaslian.

Emas batangan dari Galeri 24 dilengkapi kode keamanan khusus yang sulit dipalsukan dan dapat diverifikasi melalui sistem resmi.

Proses transaksi dari pembelian hingga penjualan kembali berjalan transparan dan tercatat dengan baik.

Galeri 24 menyediakan fasilitas purna jual, di mana emas yang dibeli bisa dijual kembali di seluruh outlet Galeri 24 dan digadai di seluruh outlet Pegadaian di Indonesia.

“Selain itu, harga beli lebih rendah dan harga jual kembali (buyback) lebih tinggi,” tambah Ihdina.

“Selisih antara harga jual dan beli lebih kecil dibanding merek lain, sehingga potensi cuannya lebih besar.”

Galeri 24 juga menawarkan produk custom emas yang memungkinkan pelanggan memilih desain, bentuk, berat, dan kadar sesuai keinginan.

Produk custom tersedia dalam bentuk emas batangan, siluet custom, hingga perhiasan, dan dapat diperoleh di seluruh outlet Galeri 24 di Indonesia.

Lonjakan pembelian emas saat harga turun bukan fenomena musiman, melainkan cerminan meningkatnya literasi keuangan masyarakat.

Semakin banyak orang menyadari bahwa penurunan harga bukan ancaman, melainkan peluang untuk membangun aset jangka panjang.

Related Post