BRI Bagikan Dividen Final Rp31,47 Triliun, Total Dividen 2025 Capai Rp52,1 Triliun

Ardian Santo

May 1, 2026

2
Min Read

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp31,47 triliun.

Dividen tersebut merupakan bagian dari total pembagian dividen sebesar Rp52,1 triliun atau setara Rp346 per saham.

Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja keuangan BRI yang solid sepanjang 2025, dengan laba konsolidasian mencapai Rp57,132 triliun.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp56,65 triliun per 31 Desember 2025.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa keputusan pembagian dividen mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai optimal kepada investor.

Menurut Hery, kinerja positif BRI didukung oleh penguatan segmen UMKM sebagai core business serta akselerasi transformasi digital yang meningkatkan efisiensi operasional.

Sebelumnya, BRI telah menetapkan total dividen Rp52,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 April 2026.

Dividen interim sebesar Rp20,6 triliun atau Rp137 per saham telah dibayarkan lebih awal pada 15 Januari 2026.

Pembagian dividen final ini bukan keputusan mendadak, melainkan bagian dari rencana bertahap yang telah disusun sejak awal tahun.

Perseroan memastikan penetapan dividen dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar BRI.

Cum date untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 20 April 2026, sementara pasar tunai pada 22 April 2026.

Ex dividen berlaku mulai 21 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta 23 April 2026 untuk pasar tunai.

Recording date ditetapkan pada 22 April 2026, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 8 Mei 2026.

Hery menekankan bahwa pembagian dividen juga mencerminkan fundamental bisnis BRI yang kuat dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa peran BRI sebagai bagian dari Danantara memberikan nilai strategis sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Basis bisnis yang kuat di segmen UMKM dan transformasi digital menjadi fondasi utama kinerja BRI pada 2025.

Kombinasi kedua faktor tersebut membuktikan bahwa model bisnis berbasis UMKM tetap relevan di tengah perubahan industri keuangan.

Dengan pembagian dividen final ini, BRI kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu emiten perbankan paling menarik di pasar modal Indonesia.

Bagi investor, pembagian dividen besar ini menjadi indikator kinerja solid yang berujung pada imbal hasil tinggi.

Related Post