Emas Jadi Pilihan Utama Investor di Tengah Ketidakpastian Global, Pluang Catat 80% Pengguna Miliki Portofolio Emas

Ardian Santo

April 28, 2026

2
Min Read

Platform investasi digital Pluang mencatat perubahan signifikan dalam preferensi investasi pengguna pada awal 2026.

Emas menjadi instrumen paling diminati, mengungguli aset lain seperti kripto dan saham, seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat tensi geopolitik dan kondisi pasar yang volatil.

Peristiwa ini terjadi di Jakarta pada Rabu, 22 April 2026, saat Co-founder Pluang Claudia Kolonas menyampaikan tren tersebut dalam acara peluncuran Industry Consultative Paper oleh Asosiasi Fintech Indonesia.

Claudia menjelaskan bahwa minat terhadap emas meningkat karena aset ini dianggap lebih stabil dan dapat berfungsi sebagai lindung nilai di tengah gejolak ekonomi global.

Ia menambahkan bahwa keunikan fitur penarikan emas fisik di platform Pluang turut mendorong minat investor untuk beralih ke emas.

Banyak pengguna memilih memiliki emas secara fisik sebagai bentuk rasa aman ketika situasi dunia tidak menentu, seperti konflik geopolitik atau krisis ekonomi.

Data Pluang menunjukkan sekitar 80 persen dari 15 juta pengguna terdaftarnya memiliki portofolio emas hingga April 2026.

Sementara itu, sekitar 30 persen pengguna aktif bertransaksi aset kripto, menunjukkan bahwa meskipun kripto masih diminati, dominasi emas sebagai instrumen utama semakin kuat.

Claudia menekankan pentingnya diversifikasi portofolio untuk menghadapi volatilitas pasar.

Menurutnya, kombinasi aset seperti emas, saham, dan kripto dapat membantu menyeimbangkan risiko saat salah satu instrumen mengalami tekanan harga.

“Kalau misalnya satu portofolio lagi turun, misalnya kripto lagi turun, mungkin emas lagi naik. Atau saham lagi naik jadi menyeimbangi,” ujar Claudia.

Pluang mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan hingga empat kali lipat dalam satu tahun terakhir, dengan jumlah pengguna aktif mencapai beberapa juta akun.

Perusahaan menyebut faktor kemudahan akses, edukasi finansial, dan fitur multi-aset sebagai pendorong utama pertumbuhan tersebut.

Related Post