Emas Jadi Pilihan Utama Investor di Tengah Ketidakpastian Global, Pluang Catat 80% Pengguna Pilih Aset Ini

Ardian Santo

May 1, 2026

2
Min Read

Platform investasi digital Pluang mencatat perubahan preferensi investasi pengguna di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Emas menjadi instrumen paling diminati, mengungguli aset lain seperti kripto dan saham, seiring kebutuhan investor terhadap aset yang dinilai lebih stabil.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 22 April 2026, di Jakarta, saat Co-founder Pluang Claudia Kolonas menyampaikan tren tersebut dalam acara peluncuran Industry Consultative Paper oleh Asosiasi Fintech Indonesia.

Menurut Claudia, tren investasi bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh situasi global, termasuk tensi geopolitik yang mendorong perpindahan dana ke instrumen lindung nilai.

Ia menjelaskan bahwa emas kini menjadi aset paling populer di platform Pluang karena selain dianggap aman, juga dapat ditarik dalam bentuk fisik.

Fitur penarikan emas fisik disebut turut mendorong minat pengguna, terutama saat ketidakpastian dunia meningkat akibat konflik global.

Pluang mencatat sekitar 80 persen penggunanya memiliki portofolio emas, sementara sekitar 30 persen bertransaksi aset kripto.

Angka tersebut menunjukkan bahwa meskipun kripto masih diminati, porsinya lebih kecil dibandingkan emas.

Claudia menekankan pentingnya diversifikasi portofolio untuk menghadapi volatilitas pasar.

Ia menjelaskan bahwa kombinasi beberapa aset dapat membantu menyeimbangkan risiko saat salah satu instrumen mengalami tekanan harga.

“Kalau di Pluang sendiri memang asetnya banyak, jadi pengguna bisa diversifikasi dan kalau misalnya satu portofolio lagi turun, misalnya kripto lagi turun, mungkin emas lagi naik,” ujarnya.

Hingga 2026, Pluang mencatat memiliki 15 juta pengguna terdaftar, dengan jumlah pengguna aktif mencapai beberapa juta akun.

Pertumbuhan pengguna platform ini meningkat signifikan hingga empat kali lipat dalam satu tahun terakhir.

Related Post