Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp40.000 per gram pada perdagangan Selasa, 21 April 2026.
Posisi terbaru berada di angka Rp2.880.000 per gram, menurut data resmi yang dirilis melalui logammulia.com.
Kenaikan ini terjadi dalam konteks ketidakpastian global yang meningkat akibat memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.
Situasi memburuk setelah insiden penyitaan kapal kargo Iran oleh pasukan AS akhir pekan lalu, yang memicu ancaman balasan dari Teheran.
Ancaman eskalasi konflik tersebut memperkuat permintaan aset aman seperti emas di tengah kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz kembali tersendat, setelah sempat pulih sementara, karena risiko konflik membayangi rute strategis tersebut.
Nila buyback emas Antam juga naik lebih tinggi, yakni sebesar Rp50.000 menjadi Rp2.690.000 per gram.
Kenaikan harga terjadi merata di semua pecahan, termasuk emas 0,5 gram yang kini dibanderol Rp1.490.000 dan pecahan 2 gram seharga Rp5.700.000.
Untuk ukuran lebih besar, harga emas 10 gram mencapai Rp28.295.000 dan 25 gram dipatok Rp70.612.000.
Meski menguat tajam, harga saat ini belum menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat sebelumnya pada 29 Januari 2026, yaitu Rp3.168.000 per gram.
Harapan terhadap kelanjutan proses damai antara AS dan Iran semakin suram, menjelang berakhirnya gencatan senjata pekan ini.
Rencana pertemuan lanjutan di Pakistan masih belum pasti karena Iran belum mengonfirmasi kehadirannya.
Pelaku pasar global kini memantau perkembangan geopolitik dengan cermat, yang berpotensi memengaruhi volatilitas komoditas utama termasuk emas dan minyak.





