Kemenkeu Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4 Persen di 2026 Meski Bank Dunia Proyeksi Melambat

Ardian Santo

April 28, 2026

2
Min Read

Kementerian Keuangan menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 akan mencapai target 5,4 persen sesuai proyeksi dalam APBN, meskipun Bank Dunia memperkirakan hanya 4,7 persen.

Perbedaan proyeksi tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Kamis (9/4/2026).

Febrio menegaskan bahwa pihaknya tetap optimistis target pertumbuhan dapat tercapai meskipun ada prediksi melambat dari lembaga internasional.

Ia menilai Bank Dunia memiliki kepentingan tertentu dalam menyampaikan analisis kepada calon investor global, sehingga pendekatannya cenderung konservatif.

Febrio mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,8 persen, namun realisasinya mencapai 5,1 persen.

Dengan catatan ini, ia menekankan bahwa prediksi lembaga internasional tidak selalu mencerminkan kondisi riil yang terjadi di lapangan.

Bank Dunia dalam laporan terbarunya menyebut eskalasi konflik di Timur Tengah dan kenaikan harga energi global sebagai faktor utama yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi Asia Timur dan Pasifik.

Lembaga tersebut memproyeksikan pertumbuhan regional di luar China hanya sebesar 4,1 persen pada 2026.

Meski demikian, Bank Dunia mengakui bahwa Indonesia memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat dibanding negara-negara tetangga dalam menghadapi guncangan eksternal.

Penerimaan dari sektor komoditas dan inisiatif investasi pemerintah diharapkan menjadi penopang utama pertumbuhan di tengah volatilitas harga minyak dunia.

Pemerintah juga terus mendorong percepatan belanja negara dan menjaga daya beli masyarakat untuk mendukung stabilitas ekonomi domestik.

Febrio menambahkan bahwa transparansi data ekonomi dan sinergi kebijakan fiskal menjadi kunci dalam mempertahankan kepercayaan investor global.

Strategi penguatan ekonomi dalam negeri dinilai efektif untuk meredam dampak dari ketidakpastian ekonomi global yang sedang berkembang.

Pemerintah bertekad untuk terus menunjukkan performa ekonomi yang nyata guna meyakinkan pasar internasional terhadap fundamental kuat ekonomi Indonesia.

Related Post