Laju Penyaluran Kredit Perbankan Melambat di Awal 2026, BI: Didorong Kredit Konsumsi

Ardian Santo

April 28, 2026

1
Min Read

Laju penyaluran kredit perbankan mengalami perlambatan signifikan pada triwulan I 2026 dibandingkan periode akhir tahun sebelumnya.

Penurunan ini tercermin dari data Bank Indonesia melalui Survei Perbankan yang menunjukkan pertumbuhan kredit baru turun dari 88,92 persen pada triwulan IV 2025 menjadi 38,74 persen pada triwulan I 2026.

Meskipun terjadi penurunan, pertumbuhan kredit masih positif dan didukung terutama oleh segmen kredit konsumsi.

Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono, menyatakan bahwa kredit konsumsi menjadi pendorong utama dengan SBT mencapai 51,97 persen.

Kredit multiguna dan kredit tanpa agunan mencatat permintaan yang meningkat, sementara kredit pemilikan rumah serta kartu kredit justru melambat.

Selain itu, perbankan mulai menerapkan pengetatan standar penyaluran kredit, ditunjukkan oleh Indeks Lending Standard yang berada di level positif 0,15.

Pengetatan terutama terjadi pada kredit investasi, termasuk dalam aspek jangka waktu dan administrasi, sebagai antisipasi terhadap risiko ekonomi global.

Ke depan, prospek penyaluran kredit membaik dengan proyeksi SBT mencapai 96,65 persen pada triwulan II 2026 dan pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan mencapai 8,06 persen.

Bank Indonesia memperkirakan bank akan kembali lebih longgar dalam penyaluran kredit untuk modal kerja, investasi, dan konsumsi.

Perlambatan awal tahun ini dinilai sebagai fase penyesuaian siklus, bukan indikasi pelemahan struktural ekonomi nasional.

Related Post