PINTU, OJK, dan Unpad Gencarkan Literasi Keuangan Digital bagi Mahasiswa

Ardian Santo

May 1, 2026

2
Min Read

Platform investasi PT Pintu Kemana Saja (PINTU) berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian program Pintu Goes to Campus dengan tema Financial Literacy yang berlangsung di Bale Sawala, Kampus Unpad Jatinangor, pada Kamis, 9 April 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 mahasiswa dan turut memberikan penghargaan kepada delapan mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi akademik mereka.

Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali generasi muda dengan pemahaman yang mendalam mengenai investasi digital, agar mereka tidak terjebak dalam tren investasi kripto hanya karena rasa takut ketinggalan (Fear of Missing Out/FOMO).

Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin, menyatakan bahwa tantangan terbesar di industri kripto saat ini bukan pada tingkat adopsi, melainkan pada kualitas edukasi investor.

Ia merujuk pada data OJK per Februari 2026 yang menunjukkan jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai 21,07 juta orang, melampaui jumlah investor saham.

Timothius menekankan pentingnya edukasi sejak dini agar mahasiswa mampu membuat keputusan investasi yang matang dan berbasis pengetahuan.

Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Djoko Kurnijanto, mengingatkan mahasiswa untuk menerapkan prinsip 2L dari OJK, yaitu Legal dan Logis, sebelum berinvestasi.

Ia menegaskan agar masyarakat hanya berinvestasi pada aset digital yang legal dan melalui platform yang telah berlisensi serta diawasi oleh OJK.

Djoko juga memperingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti, karena hal tersebut berpotensi menjadi penipuan.

Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menyambut baik inisiatif edukasi ini dan menilai pemahaman produk keuangan modern sangat penting bagi mahasiswa.

Menurutnya, tanpa edukasi yang memadai, produk keuangan justru bisa menjadi sumber masalah finansial di masa depan.

Ia mengapresiasi kolaborasi PINTU dan OJK sebagai bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia keuangan yang semakin kompleks.

PINTU menyatakan komitmen untuk terus menggelar edukasi serupa di berbagai kampus, guna menciptakan generasi muda yang tidak hanya menjadi konsumen tren, tetapi juga mampu menganalisis pasar dan mengambil keputusan finansial secara bijak.

Related Post