Kemenkeu Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,5 Persen pada Triwulan I 2026

Ardian Santo

April 28, 2026

1
Min Read

Kementerian Keuangan Republik Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I 2026 mampu mencapai angka 5,5 persen.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyampaikan optimisme tersebut dalam acara Kick Off PINISI yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026.

Pendorong utama dari proyeksi pertumbuhan ini adalah peningkatan signifikan pada penerimaan Pajak Pertambahan Nilai serta Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Hingga Maret 2026, realisasi penerimaan PPN dan PPnBM tercatat tumbuh sebesar 57,7 persen secara tahunan dengan total nilai mencapai Rp155,6 triliun.

Juda Agung menjelaskan bahwa kenaikan penerimaan pajak tersebut mencerminkan kondisi aktivitas konsumsi masyarakat dan dunia usaha yang tetap kuat di awal tahun.

Proyeksi Kementerian Keuangan untuk pertumbuhan triwulan I diperkirakan 5,5 persen dengan melihat PPN dan PPnBM meningkat cukup signifikan serta ekspektasi konsumen yang positif, ujar Juda dalam keterangannya.

Selain faktor pajak, percepatan realisasi belanja pemerintah yang menyerap 21,2 persen dari pagu APBN turut menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi.

Secara nominal, realisasi belanja negara pada tiga bulan pertama tahun 2026 mengalami lonjakan sebesar 31,4 persen secara tahunan menjadi Rp815 triliun.

Related Post