Sakit Pinggang Tak Lagi Usia Tua, Anak Muda Juga Rentan

Ardian Santo

April 28, 2026

2
Min Read

Sakit pinggang bukan lagi keluhan yang hanya dialami oleh orang tua.

Belakangan ini, kondisi ini semakin sering ditemukan pada anak muda, termasuk pekerja kantoran dan mereka yang aktif berolahraga.

Nyeri pinggang atau lower back pain merujuk pada rasa tidak nyaman di area antara tulang rusuk bawah hingga panggul.

Keluhan ini bisa muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara perlahan dan memburuk seiring waktu.

Sakit pinggang terjadi akibat gangguan pada struktur tubuh di area pinggang seperti otot, tendon, ligamen, tulang, diskus, maupun saraf.

Penyebabnya bervariasi, mulai dari cedera karena tekanan berlebih, stenosis spinal, faktor genetik, stres, saraf kejepit, obesitas, hingga trauma akibat kecelakaan atau olahraga.

Ruslan Nazaruddin Simanjuntak dari ALTY Orthopaedic Hospital menyatakan bahwa sakit pinggang dapat terjadi pada semua kelompok usia.

Pada anak muda, kondisi ini bisa dipicu oleh tarikan mendadak, benturan, kecelakaan lalu lintas, cedera olahraga, atau bahkan saraf terjepit.

Dalam banyak kasus, sakit pinggang dapat membaik tanpa penanganan intensif jika tidak disebabkan oleh kondisi serius.

Perawatan awal biasanya cukup dilakukan dengan konsumsi obat dan perawatan mandiri di rumah.

Namun, ada pula kasus yang lebih berat dan memerlukan penanganan medis lanjutan, bahkan hingga operasi.

Salah satu prosedur yang digunakan adalah artroskopi, yaitu operasi dengan sayatan kecil untuk memasukkan alat guna mendiagnosis dan menangani gangguan sendi.

Ruslan menjelaskan bahwa operasi biasanya menjadi pilihan terakhir saat metode pengobatan lain gagal dan kondisi pasien memburuk.

Kondisi seperti penyempitan saraf yang menyebabkan kelemahan otot bisa menjadi indikasi perlunya tindakan bedah.

Upaya pencegahan sakit pinggang dapat dilakukan dengan langkah sederhana namun efektif.

Rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta mencukupi asupan kalsium dan vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang.

Menerapkan gaya hidup sehat juga turut membantu mengurangi risiko nyeri pinggang.

Hindari mengangkat beban terlalu berat dan pastikan postur tubuh tetap benar saat beraktivitas.

Jika nyeri tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Related Post