DPR Dukung Transaksi Batu Bara DMO Pakai Rupiah untuk Perkuat Kedaulatan Energi

Ardian Santo

April 28, 2026

1
Min Read

Komisi XII DPR RI mendorong penerapan mata uang rupiah dalam transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik melalui skema Domestic Market Obligation (DMO).

Dorongan ini disampaikan sebagai upaya strategis jangka pendek untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan memperkuat kedaulatan energi nasional.

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Sartono Hutomo, menyatakan bahwa penggunaan rupiah dalam transaksi DMO batu bara lebih realistis dibandingkan dengan sektor minyak dan gas.

Menurutnya, Indonesia memiliki cadangan dan produksi batu bara yang besar serta didukung oleh rantai pasok domestik yang kuat.

Ia menjelaskan bahwa transaksi batu bara untuk pembangkit listrik nasional akan lebih efisien jika dilakukan dalam mata uang lokal.

Sementara itu, sektor minyak dan gas dinilai masih sangat rentan terhadap fluktuasi harga pasar internasional, sehingga penerapan transaksi berbasis rupiah menjadi lebih kompleks.

Sartono menegaskan bahwa penggunaan rupiah di sektor batu bara domestik bisa menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

Kebijakan ini perlu segera dipertimbangkan dan dirancang secara bijaksana oleh pemerintah bersama stakeholder terkait.

Related Post