Pemerintah Siapkan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Sektor Keuangan di Bali

Ardian Santo

April 29, 2026

1
Min Read

Warta Ekonomi, Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor keuangan atau financial center di Bali.

Langkah ini menjadi strategi untuk menjaga arus investasi nasional di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Bali memiliki daya tarik kuat untuk dikembangkan sebagai pusat keuangan baru.

“Dengan adanya perubahan geopolitik, Bali menjadi menarik untuk dipersiapkan sebagai financial center,” kata Airlangga di kantornya, dikutip Rabu (29/4/2026).

Airlangga mengatakan pemerintah saat ini tengah mematangkan regulasi yang akan menjadi landasan pembentukan KEK sektor keuangan tersebut.

Aturan itu disusun untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan dalam pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global.

“Untuk itu, kami sedang menyiapkan regulasinya dan melihat sejauh mana aturan tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan pendirian financial center ataupun family office,” jelasnya.

Terkait struktur pengelolaan, Airlangga menyebut financial center di Bali nantinya akan dikelola oleh pihak nonpemerintah.

Meski demikian, peluang bagi Danantara untuk turut terlibat dalam pengelolaan tetap terbuka.

“Tentunya financial center seluruhnya dikelola oleh, dalam tanda petik, nonpemerintah. Namun, jika Danantara ingin mengelola, itu juga memungkinkan,” pungkasnya.

Related Post