Bukalapak Catat Rugi Rp425,78 Miliar di Kuartal I 2026 Meski Pendapatan Naik 62,7%

Ardian Santo

May 1, 2026

1
Min Read

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan kerugian sebesar Rp425,78 miliar pada kuartal I 2026.

Kerugian ini terjadi meskipun pendapatan bersih perseroan melonjak 62,7% secara tahunan menjadi Rp2,36 triliun dari sebelumnya Rp1,45 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tersebut berbalik dari capaian kuartal I 2025 yang masih membukukan laba sebesar Rp110,65 miliar.

Pertumbuhan pendapatan didorong dominasi segmen gaming yang menyumbang Rp2,09 triliun, disusul online-to-offline sebesar Rp173,81 miliar, ritel Rp79,42 miliar, investasi Rp21,71 miliar, dan korporat Rp1,45 miliar.

Naiknya pendapatan tidak diimbangi dengan pengendalian biaya, di mana beban pokok pendapatan melonjak menjadi Rp2,20 triliun dari Rp1,32 triliun pada kuartal I 2025.

Lonjakan biaya tersebut menyebabkan rugi usaha membengkak hingga 449% menjadi Rp519,05 miliar, dari sebelumnya hanya Rp94,38 miliar setahun lalu.

Kinerja operasional yang tertekan menjadi faktor utama terjadinya kerugian bersih di tengah pertumbuhan top line yang kuat.

Secara posisi keuangan, total aset Bukalapak per 31 Maret 2026 tercatat Rp25,42 triliun, turun dari Rp26,03 triliun pada akhir 2025, sementara liabilitas menyusut menjadi Rp657,89 miliar dari Rp717,29 miliar dan ekuitas turun menjadi Rp24,77 triliun dari Rp25,31 triliun.

Related Post