Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 24,21 poin atau 0,34% ke level 7.096,60 pada perdagangan Rabu, 29 April 2026.
Penguatan berlanjut pagi hari dengan kenaikan 27,66 poin atau 0,39% ke 7.100,06 menurut data RTI pada pukul 09.05 WIB.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,3 pada perdagangan Selasa, 28 April 2026, terdorong aksi jual bersih asing (net foreign sell) senilai Rp1,24 triliun yang didominasi saham sektor perbankan.
Menurut Reza Diofanda, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, pelemahan kemarin dipicu ketidakpastian global terkait konflik Timur Tengah dan belum jelasnya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat mengenai pembukaan Selat Hormuz.
Kondisi tersebut menjaga harga minyak tetap tinggi dan memicu kekhawatiran inflasi global.
Reza memperkirakan IHSG pada 29 April 2026 akan bergerak terbatas dengan potensi menguji gap di level psikologis 7.000.
Apabila IHSG mampu bertahan di atas level tersebut dan terjadi technical rebound, peluang penguatan menuju resistance 7.160 hingga 7.230 masih terbuka.
Sentimen utama pasar tetap dipengaruhi perkembangan negosiasi Iran–AS yang berdampak pada harga minyak serta ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.
Pada awal perdagangan, sebanyak 287 saham menguat, 221 saham melemah, dan 176 saham stagnan.
Volume perdagangan mencapai 5,03 miliar lembar saham dengan frekuensi 179.625 kali dan nilai transaksi sebesar Rp1,4 triliun.
PT Leyand Internasional Tbk (LAPD) menjadi top gainer dengan kenaikan 18,63% ke Rp121.
Disusul PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang melonjak 14,57% ke Rp228 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 12,66% ke Rp2.670.
Di sisi lain, saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) anjlok 13,48% ke Rp122 dan menjadi top loser.
PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) terperosok 12,82% ke Rp170, serta PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 10,98% ke Rp146.





