Pemprov DKI Berikan Santunan dan Dukungan Administrasi bagi Keluarga Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Ardian Santo

May 1, 2026

2
Min Read

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan santunan jaminan kecelakaan kerja serta percepatan penerbitan dokumen administrasi kependudukan kepada keluarga korban insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 30 April 2026, dan menewaskan sejumlah penumpang, termasuk dua warga Jakarta yang merupakan aparatur sipil negara dan kader masyarakat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara langsung menyerahkan santunan kepada keluarga korban di Balai Kota Jakarta.

Kedua korban adalah Nur Laila, guru ASN Pemprov DKI Jakarta, dan Nuryati, kader juru pemantau jentik dari Kelurahan Harapan Mulya, Jakarta Pusat.

Rano Karno menyampaikan duka cita mendalam atas kehilangan dua sosok yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhumah Nur Laila dan almarhumah Nuryati. Peristiwa ini meninggalkan duka, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kita semua,” ujar Rano Karno.

Keluarga Nur Laila menerima santunan sebesar Rp283 juta dari PT Taspen, sementara keluarga Nuryati mendapatkan Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan dan tambahan Rp20 juta dari Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta.

Pemprov DKI juga memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan pendidikan untuk anak-anak korban yang masih bersekolah.

Selain itu, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Timur menerbitkan akta kematian untuk Harum Anjarsari, korban lain dari kecelakaan tersebut.

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Timur, Ade Himawan, menjelaskan bahwa penerbitan dokumen dilakukan secara prioritas untuk mempermudah proses administrasi keluarga korban.

“Kami memprioritaskan percepatan penerbitan dokumen ini sebagai bentuk pelayanan kepada warga. Dokumen tersebut sangat penting untuk berbagai keperluan, mulai dari pengurusan ahli waris hingga administrasi perbankan, klaim asuransi, dan pembiayaan lainnya,” kata Ade Himawan.

Related Post