WOM Finance: Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Bertahap, Infrastruktur Jadi Kunci

Ardian Santo

May 1, 2026

2
Min Read

WOM Finance menilai perubahan perilaku konsumen menuju kendaraan listrik di Indonesia masih berlangsung secara bertahap.

Perusahaan mencatat bahwa minat konsumen terhadap kendaraan listrik mulai meningkat, namun belum terjadi secara masif.

Menurut Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, transisi ini didorong oleh insentif pemerintah dan kesadaran akan efisiensi biaya operasional.

Ia menyatakan bahwa subsidi pemerintah menjadi faktor pendorong signifikan dalam meningkatkan minat pasar terhadap kendaraan listrik.

Meski demikian, subsidi dinilai belum cukup untuk mengubah perilaku konsumen secara drastis dalam waktu singkat.

Cincin menekankan bahwa kesiapan ekosistem pendukung kendaraan listrik, terutama untuk roda dua, masih belum optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Infrastruktur seperti stasiun pengisian daya dan layanan penukaran baterai dinilai belum merata dan perlu diperkuat.

WOM Finance mencatat bahwa perkembangan ekosistem kendaraan listrik memang menunjukkan tren positif, namun belum mumpuni untuk mendorong adopsi secara luas.

Dukungan pemerintah dalam pengembangan infrastruktur menjadi kunci percepatan adopsi kendaraan listrik di tanah air.

Selain itu, Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), menambahkan bahwa ketersediaan swap baterai dan tempat pengisian sangat memengaruhi tingkat permintaan konsumen.

Ia menilai pasar motor listrik berpotensi tumbuh berkelanjutan jika infrastruktur pendukung segera diperluas dan diperkuat.

WOM Finance terus memantau dinamika pasar dan siap mendukung pembiayaan kendaraan listrik seiring dengan kesiapan ekosistem di lapangan.

Related Post