Platform edukasi teknologi Dicoding sukses menyelenggarakan Dicoding Developer Conference (DDC) 2026 di Bandung.
Konferensi tahunan ini mengusung tema “Built by Humans, Accelerated by AI”, menegaskan peran sentral manusia dalam inovasi meskipun AI menjadi akselerator utama produktivitas.
Acara yang berlangsung pada Senin, 27 April 2026, juga menjadi momen peluncuran laporan Indonesia Developer Outlook (IDO) 2026 yang melibatkan 3.163 talenta digital.
Hasil survei menunjukkan bahwa 9 dari 10 developer profesional mengalami peningkatan produktivitas sebesar 20% hingga lebih dari 50% berkat pemanfaatan AI generatif dalam pekerjaan mereka.
CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, menyatakan bahwa 75% developer percaya pembelajaran teknologi harus dilakukan di luar lingkungan kampus.
Ia menambahkan bahwa 63% developer mengandalkan online course sebagai sumber belajar utama, dan atas dukungan tersebut, Dicoding telah memberikan dampak ekonomi senilai Rp6,5 triliun bagi Indonesia.
Chief Learning Officer Dicoding, Oon Arfiandwi, menekankan bahwa perusahaan non-IT kini menjadi penyerap tenaga kerja digital terbesar, membuktikan relevansi belajar teknologi tetap tinggi meski terjadi gelombang layoff di sektor teknologi.
Oon menyebut bahwa cara belajar harus bertransformasi dengan membangun spesialisasi, portofolio kuat, dan memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, mendukung penuh DDC 2026 sebagai wadah peningkatan kapasitas dan jejaring developer Indonesia.
Ia optimis bahwa developer lokal dapat bersinar di industri masing-masing dengan bantuan AI sebagai akselerator.
Nazla Mariza dari DBS Foundation Indonesia turut hadir sebagai pembicara kunci, memaparkan kolaborasi Coding Camp powered by DBS Foundation yang telah memberdayakan lebih dari 227 ribu kaum muda di Indonesia.
DDC 2026 juga menghadirkan diskusi panel lintas sektor, melibatkan perwakilan pemerintah, akademisi, praktisi industri, dan alumni Dicoding.
Konferensi ini menyediakan tiga track teknologi utama: Gen AI & Data Science, Modern App Dev (Web/Mobile) with AI, serta AI for Cloud Infra & DevOps.
Dukungan strategis datang dari mitra seperti DBS Foundation, IBM, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Lintasarta, yang memperkuat komitmen Dicoding dalam mencetak talenta digital siap era AI-first.





