DNT Lawyers Buka Kantor di Bali untuk Perkuat Layanan Hukum Bagi Investor

Ardian Santo

May 1, 2026

2
Min Read

Firma hukum DNT Lawyers (Dalimunthe & Tampubolon Lawyers) resmi membuka kantor cabang di Jalan Sunset Road No. 818 X Blok 2, Kuta, Badung, Bali.

Kantor baru ini dibuka untuk memperkuat layanan hukum di sektor investasi dan memberikan kepastian hukum bagi investor asing yang beroperasi di Indonesia.

Pembukaan kantor dilakukan pada 29 April 2026 di Jimbaran Bay Beach Resort & Spa, Bali, dengan tema ‘From Conflict to Clarity: Solusi Hukum Untuk Sengketa di Bali’.

Ekspansi ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan kebutuhan akan layanan hukum profesional di Bali, yang kini menjadi pusat ekonomi berbasis pariwisata dan investasi.

Managing Partner DNT Lawyers, Pahrur Dalimunthe, menyatakan bahwa firma hukum tersebut baru-baru ini ditetapkan sebagai finalis di Thomson Reuters ALB South East Asia Law Awards 2026 untuk kategori Rising Law Firm of The Year.

Ia menilai pengakuan tersebut memperkuat posisi DNT Lawyers di kawasan Asia Tenggara dan mendukung ekspansi ke Bali sebagai langkah strategis.

Managing Partner lainnya, Boris Tampubolon, mengatakan kehadiran kantor di Bali merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Semula firma hanya beroperasi di Jakarta, kemudian berkembang ke Makassar, dan kini membuka kantor ketiga di Bali.

Boris menekankan bahwa kantor ini juga hadir untuk membantu pelaku usaha dan investor agar aktivitas bisnisnya berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman, mengapresiasi kehadiran DNT Lawyers di Bali karena dinilai dapat mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah tersebut.

Ia menyebut DNT Lawyers sebagai firma hukum litigasi terkemuka yang mampu menangani berbagai perkara secara komprehensif.

Dukungan serupa disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI periode 2014–2024, Retno Marsudi, yang berharap kantor baru ini memberikan kontribusi nyata bagi penegakan keadilan di Indonesia.

Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan Kementerian Luar Negeri, Daniel Tumpal Simanjuntak, menilai ekspansi ini turut mendukung perbaikan iklim investasi nasional.

Menurutnya, kehadiran layanan hukum profesional yang lebih dekat dengan pelaku usaha dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kepastian regulasi di Indonesia.

Secara industri, pertumbuhan firma hukum di wilayah dengan konsentrasi investasi tinggi seperti Bali mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap jasa hukum berbasis bisnis.

Kebutuhan akan pendampingan investasi, penyelesaian sengketa, dan kepastian regulasi menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor jasa hukum yang terintegrasi dengan pariwisata dan investasi.

Related Post