GAC Group Perluas Jejak Global, Targetkan 1 Juta Unit Terjual di 120 Negara pada 2030

Ardian Santo

April 28, 2026

2
Min Read

Warta Ekonomi, Jakarta –

GAC Group menegaskan komitmen ekspansi globalnya dalam ajang Auto China 2026 yang berlangsung di Beijing.

Perusahaan menargetkan kehadiran di lebih dari 120 negara dan penjualan satu juta unit kendaraan secara global pada tahun 2030.

Langkah ini didorong oleh strategi transformasi yang berfokus pada pembangunan ekosistem mobilitas terintegrasi dan penguatan produksi lokal di berbagai pasar utama.

Chairman GAC Group, Feng Xingya, menyatakan bahwa globalisasi menjadi kunci utama dalam evolusi perusahaan.

Ia menjelaskan bahwa ekspansi tidak hanya bertumpu pada volume penjualan, tetapi juga pada pengembangan ekosistem industri otomotif di tiap negara tujuan.

GAC menerapkan pendekatan ‘In local, for local’ untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen setempat sekaligus mendukung pertumbuhan industri lokal.

Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, strategi tersebut mulai diimplementasikan melalui pengembangan fasilitas produksi dan penguatan jaringan distribusi serta layanan purnajual.

Dalam sesi press day di Beijing, President GAC Group, Xia Xianqing, memaparkan arah strategis perusahaan dan mengumumkan peluncuran lima model baru.

Huang Jian memperkenalkan GAC E8 PHEV dan Yue 7, sementara Zhang Xiong meluncurkan AION i60 dan AION N60, serta memperkuat positioning merek HYPTEC sebagai pemain kendaraan listrik masa depan.

Peluncuran ini mencerminkan fokus GAC pada diversifikasi portofolio kendaraan dari hybrid hingga full electric vehicle (EV).

Dari sisi teknologi, GAC mengandalkan riset dan pengembangan multi-energi, mencakup ICE, HEV, PHEV, REEV, hingga EV.

Teknologi seperti Magazine Battery 2.0, ADiMOTION, ADiGO Intelligent System, dan X-SOUL Safety Architecture menjadi fondasi utama dalam meningkatkan efisiensi energi, keamanan, dan kecerdasan kendaraan.

Vice President GAC Group sekaligus Chairman GAC International, Chen Jiacai, menyebut target penjualan internasional pada 2026 mencapai 250.000 hingga 300.000 unit.

“Kami membangun brand global yang berfokus pada pengguna, terbukti kualitasnya, dan unggul dalam layanan,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam, GAC menawarkan berbagai opsi powertrain, mulai dari mesin konvensional 1.5T dengan transmisi 7DCT hingga sistem hybrid ADiMOTION dan baterai Magazine Battery 2.0 yang mendukung pengisian cepat hingga 5C.

President GAC International, Wei Haigang, menambahkan bahwa strategi global perusahaan dibangun di atas empat pilar utama: craftsmanship, trust, technology, dan ecosystem.

Saat ini, GAC telah memiliki hampir 30 juta pengguna di seluruh dunia.

Perusahaan mencatat pertumbuhan signifikan di berbagai pasar, termasuk dominasi di segmen taksi listrik di Thailand, serta ekspansi aktif di Hong Kong, Singapura, dan Amerika Latin.

Related Post