Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada akhir sesi pertama perdagangan Rabu, 29 April 2026.
Pergerakan IHSG tercatat menguat 8,23 poin atau 0,12% ke level 7.080,63, merujuk data RTI.
Pada awal perdagangan pagi, IHSG sempat melemah ke zona merah dengan posisi terendah di 7.063,99, namun mampu pulih seiring dominasi tren beli di sejumlah saham unggulan.
Level tertinggi IHSG sepanjang sesi pertama berada di 7.126,06, menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat meskipun sentimen global masih penuh ketidakpastian.
Menurut analisis Indo Premier Sekuritas, IHSG berpotensi menghadapi tekanan jual lanjutan setelah kemarin menutup perdagangan dengan pelemahan 0,48% ke 7.072.
Beberapa analis memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi dan menguji level psikologis 7.000 seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang masih berlangsung.
Dari sisi teknikal, histogram MACD IHSG masih membentuk nilai negatif, sementara Stochastic RSI memasuki area oversold dengan rentang resistance di bawah 7.250 dan support di atas 6.900.
Tren positif mendominasi pergerakan saham siang ini, dengan 362 saham menguat, 303 saham melemah, dan 147 saham stagnan.
Hingga pertengahan hari, volume transaksi mencapai 26,8 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,4 juta kali dan nilai transaksi sebesar Rp8,4 triliun.
Di antara saham yang menjadi top losers LQ45 adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 4,23% ke Rp1.925, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 2,97% ke Rp3.920, dan PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) turun 2,55% ke Rp1.720.
Sementara itu, saham-saham penguat utama terdiri dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak 5,66% ke Rp56, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 3,48% ke Rp1.785, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menguat 3,40% ke Rp2.430.





