Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound di awal perdagangan Senin, 27 April 2026, setelah sempat melemah pada sesi sebelumnya.
Pada pembukaan perdagangan pukul 09.05 WIB, IHSG melonjak 87,42 poin atau 1,23% ke level 7.216,91, menurut data RTI.
Sebelumnya, indeks dibuka naik 29,01 poin atau 0,41% ke posisi 7.158,50.
Pergerakan positif ini terjadi meskipun pada penutupan perdagangan Jumat, 24 April 2026, IHSG melemah 3,38% ke level 7.129 dengan aksi jual asing bersih (net foreign sell) mencapai Rp3,02 triliun di pasar reguler.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan pelemahan sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap pergerakan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
Ia juga menyebut adanya proses rebalancing indeks BEI yang kini lebih mempertimbangkan likuiditas, free float, dan kualitas distribusi kepemilikan saham, bukan hanya kapitalisasi pasar.
Secara teknikal, Reza memperingatkan bahwa tekanan masih berpotensi muncul kembali karena ada celah gap yang belum tertutup di kisaran level psikologis 7.000.
Pasar juga terus memantau perkembangan geopolitik Timur Tengah usai Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi di bawah tekanan, sementara Amerika Serikat membatalkan kunjungan utusan khususnya, menunjukkan ketegangan yang masih tinggi.
Pada pagi hari ini, mayoritas saham bergerak positif dengan 394 saham menguat, 169 saham melemah, dan 155 saham stagnan.
Volume perdagangan mencapai 3,61 miliar lembar saham dengan frekuensi 200.896 kali dan nilai transaksi sebesar Rp1,6 triliun.
Saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menjadi top gainer setelah melambung 17,59% ke Rp234, disusul PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) naik 14,77% ke Rp101, dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menguat 10,94% ke Rp142.
Di sisi lain, saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) anjlok 14,91% ke Rp194, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) turun 14,71% ke Rp145, dan PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) melemah 12,74% ke Rp370 masuk dalam daftar top losers.





