Kemenpar Alihkan Fokus Pemasaran Pariwisata ke Kawasan Asia Akibat Konflik Timur Tengah

Ardian Santo

April 28, 2026

1
Min Read

Kementerian Pariwisata melakukan penyesuaian strategi pemasaran internasional dengan mengalihkan fokus pasar dari Eropa dan Amerika ke kawasan Asia akibat situasi geopolitik di Timur Tengah yang memanas.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan langkah strategis tersebut dalam forum bertajuk Resilient Leadership in the Age of Disruption di Jakarta pada Kamis, 23 April 2026.

Ni Made Ayu Marthini menjelaskan bahwa strategi pivot ini bertujuan mengarahkan perhatian lebih besar ke negara-negara yang memiliki kedekatan geografis dengan Indonesia.

Pasar utama yang kini menjadi prioritas meliputi negara-negara ASEAN seperti Malaysia dan Singapura, serta Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, Republik Korea, Australia, dan Selandia Baru.

Pemilihan ketujuh pasar strategis tersebut didasari oleh ketersediaan akses penerbangan langsung yang tidak melewati wilayah konflik serta stabilitas harga tiket.

Pasar-pasar ini dinilai lebih dekat dan relatif tidak terdampak rute transit yang melalui kawasan Timur Tengah sehingga tidak mengalami lonjakan biaya transportasi yang signifikan.

Selain pergeseran pasar, Kemenpar juga memperkuat program co-branding partners untuk memperluas jangkauan promosi melalui kolaborasi dengan berbagai merek lokal maupun internasional.

CEO The Iconomics, Bram S. Putro, menilai langkah ini mencerminkan kepemimpinan yang adaptif dan optimistis dalam menghadapi disrupsi ekonomi global.

Related Post