Kemenperin dan MNC University Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM Vokasi

Ardian Santo

April 28, 2026

2
Min Read

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjalin kerja sama strategis dengan MNC University (MNCU) untuk memperkuat pendidikan vokasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di sektor industri.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) dan MNCU pada Selasa, 21 April 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa penguatan pendidikan vokasi menjadi prioritas nasional sebagai fondasi utama pembangunan SDM industri.

Menurutnya, lulusan vokasi harus memiliki kompetensi tinggi agar mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri maupun mancanegara.

BPSDMI, melalui Kepala Doddy Rahadi, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak inovasi dan penyedia tenaga ahli bagi sektor manufaktur serta bidang strategis lainnya.

Doddy menyebut kolaborasi ini sebagai wujud komitmen bersama dalam memberikan kontribusi nyata melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

MNC University, perguruan tinggi milik MNC Group, memiliki integrasi langsung dengan 83 perusahaan dalam empat kelompok usaha: Media & Entertainment, Financial Services, Tourism & Hospitality, serta Energy Investment.

Rektor MNCU Dendi Pratama mengatakan kerja sama membuka akses luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis melalui program magang di lingkungan industri.

Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Wulan Aprilianti Permatasari, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI), menyampaikan bahwa sinergi ini didukung oleh pengalaman kuat Kemenperin dalam pendidikan vokasi berbasis link and match serta penelitian terapan yang mendukung industri.

Sementara itu, MNCU dinilai telah menunjukkan pendekatan inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Kedua belah pihak juga akan melakukan promosi bersama untuk meningkatkan visibilitas dan kontribusi dalam mencetak SDM unggul yang berdaya saing global.

Kemenperin saat ini membuka pendaftaran siswa dan mahasiswa baru melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026 hingga Mei 2026 di situs jarvis.kemenperin.go.id.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas SDM nasional yang siap bersaing di era global.

Related Post