Komix Herbal Gelar POTEK Dance Fest 2026, Ajak Anak Muda Bergerak Aktif dan Kreatif

Ardian Santo

April 24, 2026

3
Min Read

Komix Herbal kembali menggelar POTEK Dance Fest 2026, sebuah kompetisi tari tingkat nasional yang berupaya menjangkau lebih banyak talenta muda di seluruh Indonesia. Acara ini melanjutkan kesuksesan tahun sebelumnya yang berhasil menarik lebih dari 5.000 peserta dari berbagai daerah. Dengan konsep yang semakin matang, POTEK Dance Fest 2026 dirancang bukan hanya sebagai ajang kompetisi.

Kompetisi ini juga merupakan ajakan untuk memulai kebiasaan sehat melalui aktivitas menari yang menyenangkan dan relevan dengan gaya hidup anak muda. Berbeda dengan tahun lalu yang mengusung tema K-Pop, POTEK Dance Fest 2026 kini mengajak peserta mengeksplorasi tema Modern dengan sentuhan Indonesian Heritage. Kombinasi ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi kreativitas dan memperkenalkan identitas budaya bangsa di atas panggung.

Andry Mahyudi, Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category Kalbe Consumer Health, menyoroti antusiasme luar biasa dari para peserta tahun lalu. Menurutnya, hal tersebut membuktikan bahwa tari bukan sekadar hiburan semata. Ia menambahkan bahwa dance dapat menjadi medium positif untuk ekspresi diri serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, tahun ini Komix Herbal bertekad menjangkau lebih banyak talenta dan mengajak semakin banyak anak muda untuk bergerak aktif.

Pendaftaran untuk acara bergengsi ini telah dibuka secara daring mulai tanggal 20 April hingga 29 Mei 2026 melalui situs resmi www.potekdancefest.com. Penyelenggaraan tahun ini juga memperluas jangkauan kompetisi, hadir lebih dekat dengan komunitas tari di berbagai daerah. Jika sebelumnya hanya mencakup 5 area, kini POTEK Dance Fest akan menjangkau wilayah yang lebih luas, meliputi Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Ambon.

Setelah tahap pendaftaran daring, peserta yang berhasil lolos seleksi akan melanjutkan ke audisi offline tertutup di beberapa kota besar pada periode 16 Mei hingga 6 Juni 2026. Para penari terbaik akan bersaing di babak semifinal yang akan diselenggarakan di kota-kota seperti Medan, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Makassar. Puncak acara, yakni tahap grand final, dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta dari tanggal 28 hingga 31 Agustus 2026.

Arinto Sapto Nugroho, seorang koreografer profesional dan pemilik Alpha Plus Dancer, yang juga menjabat sebagai juri POTEK Dance Fest sejak tahun lalu, melihat ajang ini sebagai ruang eksplorasi penting bagi para penari muda. Ia menekankan bahwa tari bukan hanya tentang teknik, melainkan juga energi dan konsistensi dalam setiap penampilan. Dengan jangkauan yang lebih luas tahun ini, Arinto yakin akan semakin banyak talenta yang berani tampil dan menunjukkan identitas unik mereka.

Para peserta yang berhasil melewati berbagai tahap seleksi hingga grand final akan mendapatkan kehormatan untuk dinilai oleh juri internasional, Ibuki Imata. Penari asal Jepang ini terkenal secara global berkat keterampilan luar biasanya dalam gaya Waacking. Ibuki Imata juga merupakan figur penting dalam skena street dance di Jepang serta seorang mentor dan instruktur tari berpengalaman yang telah memberikan masterclass di seluruh dunia.

Related Post