Warta Ekonomi, Jakarta –
Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengumumkan rencana groundbreaking proyek elektrifikasi jalur kereta api yang akan dilaksanakan pada 20 Mei 2026.
Proyek tersebut akan mencakup tiga rute strategis, yaitu Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Cilegon.
Pengumuman ini disampaikan Dony di Jakarta pada Selasa, 28 April 2026, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat transportasi massal berbasis rel di Indonesia.
Dony menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap pengembangan transportasi umum, khususnya kereta api.
“Ini menunjukkan perhatian yang serius terhadap mass transportation ini dan juga perlu saya sampaikan Bapak Presiden sangat mencintai transportasi umum kereta api ini,” ujar Dony.
Elektrifikasi jalur kereta api diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang rute yang dilintasi.
Proyek ini juga diharapkan dapat menekan tingkat urbanisasi dan mengurangi polusi udara secara signifikan melalui penggunaan energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Dony menjelaskan bahwa elektrifikasi akan menciptakan kota-kota baru di sepanjang koridor jalur kereta api.
“Apa dampaknya dengan kita lakukan elektrifikasi? ini akan hidup kota-kota baru disepanjang jalur,” tambahnya.
Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas layanan kereta api sebagai alternatif mobilitas yang lebih cepat bagi warga di wilayah penyangga Jakarta.
Proyek ini menjadi bagian dari upaya integrasi sistem transportasi massal yang lebih modern dan efisien.
Pengerjaan elektrifikasi akan dilakukan secara bertahap dengan koordinasi intensif antarlembaga BUMN terkait.
Optimalisasi jalur kereta api yang sudah ada menjadi prioritas utama untuk mempercepat konektivitas antarwilayah.





