PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) membukukan kinerja positif pada kuartal pertama 2026 dengan laba bersih mencapai USD90,44 juta.
Jumlah tersebut melonjak 45,84 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD62,01 juta.
Peningkatan laba terjadi meskipun pendapatan PGAS mengalami penurunan menjadi USD929,56 juta dari USD966,56 juta pada kuartal I 2025.
Kenaikan laba didorong oleh efisiensi biaya, terutama pada beban pokok pendapatan yang turun dari USD825,94 juta menjadi USD771,59 juta.
Penurunan biaya ini mendorong laba kotor naik menjadi USD157,96 juta dari sebelumnya USD140,61 juta.
Laba operasi juga meningkat menjadi USD117,64 juta dari USD105,87 juta, sementara kontribusi dari ventura bersama naik menjadi USD22,49 juta dari USD19,67 juta.
Meski demikian, beberapa pos mengalami tekanan seperti beban lain-lain yang melonjak dari USD106,63 ribu menjadi USD5,3 juta.
Pendapatan lain-lain juga turun tipis menjadi USD4,23 juta dari USD4,45 juta, dan beban umum serta administrasi naik menjadi USD39,24 juta dari USD39,09 juta.
Beban keuangan berhasil ditekan menjadi USD13,69 juta dari USD18,43 juta, seiring dengan penurunan pendapatan keuangan dari USD18,36 juta menjadi USD11,45 juta.
Kerugian selisih kurs menyusut drastis menjadi USD1,62 juta dari USD20,05 juta, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan laba bersih.
Dari sisi neraca, total aset PGAS tercatat sebesar USD6,20 miliar per Maret 2026, menurun dari USD6,23 miliar pada akhir 2025.
Liabilitas turun menjadi USD2,47 miliar dari USD2,62 miliar, sedangkan ekuitas meningkat menjadi USD3,72 miliar dari USD3,60 miliar.
Laba per saham dasar dan dilusian juga meningkat menjadi USD0,0037 dari sebelumnya USD0,0026.
Pendapatan PGAS didukung oleh segmen niaga dan transmisi sebesar USD875,73 juta, eksplorasi dan produksi migas USD64,56 juta, serta operasi lainnya USD77,91 juta, dikurangi eliminasi USD88,64 juta.
Secara keseluruhan, kinerja PGAS di kuartal I 2026 menunjukkan perbaikan signifikan yang ditopang oleh efisiensi biaya dan penguatan operasional, meskipun pendapatan mengalami sedikit penurunan.





