Seorang turis perempuan mengalami pengalaman traumatis saat liburan keluarganya di Australia berubah menjadi mimpi buruk.
Ia terjebak selama tiga jam di dalam tangki limbah setelah toilet umum yang digunakannya tiba-tiba ambruk.
Kejadian ini terjadi pada Minggu (19/4/2026) di kawasan Konservasi Meteorit Henbury.
Saat itu, korban sedang menggunakan fasilitas toilet bersama pasangan dan dua anaknya.
Toilet yang digunakan bukan jenis modern, melainkan kakus cemplung atau long drop.
Tanpa diduga, lantai struktur toilet runtuh saat korban masih berada di atasnya.
Korban langsung jatuh ke dalam lubang pembuangan dan terperangkap di bawah tanah.
Keluarga korban mulai panik ketika ia tidak kunjung keluar dari toilet selama beberapa jam.
Mereka kemudian meminta pertolongan setelah menyadari kejadian tersebut.
Otoritas keselamatan kerja Northern Territory, NT WorkSafe, mengonfirmasi telah menerima laporan insiden ini.
Lembaga tersebut tengah melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.
Dikutip dari The Guardian pada Selasa (28/4/2026), NT WorkSafe menyatakan bahwa laporan telah diterima terkait seorang turis yang jatuh ke dalam lubang pembuangan.
Saksi mata menggambarkan kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan.
Tubuhnya terendam limbah hingga setinggi pinggang.
Upaya penyelamatan dilakukan dengan bantuan seorang pekerja konstruksi yang kebetulan melintas di lokasi.
Ia menurunkan tali derek ke dalam lubang agar korban bisa berpegangan.
Korban kemudian dibantu untuk berdiri dan dievakuasi menggunakan kendaraan derek.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit.
Korban berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka ringan dan kondisi syok.
Ia segera dibawa ke rumah sakit di Alice Springs untuk penanganan medis lebih lanjut.
NT WorkSafe mengkategorikan insiden ini sebagai kejadian berbahaya akibat keruntuhan struktur fasilitas publik.
Kejadian ini menjadi perhatian serius terkait standar keselamatan infrastruktur wisata di area terpencil.





